Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Bisnis & Korporasi/Laporan Keuangan
Laporan Keuangan

Kinerja Indofood Tertekan oleh Harga dan Daya Beli, Investasi Meningkat di 2026

Indofood menghadapi tantangan harga bahan baku di 2026, sementara realisasi investasi kuartal I mencapai Rp 498,7 triliun, melampaui target.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
23 April 2026 · 03:15 WIB
1 menit baca
Kinerja Indofood dipengaruhi oleh harga bahan baku, sementara investasi kuartal I-2026 mencapai Rp 498,7 triliun. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. 📈💼 #BisnisIndonesia #Investasi #IHSG
FOTOIndofood menghadapi tantangan dari tekanan harga bahan baku di 2026, meskipun mencatat kinerja positif pada tahun sebelumnya. Di sisi lain, realisasi investasi di kuartal I-2026 menunjukkan pertumbuhan yang baik, dengan angka mencapai Rp 498,7 triliun. Stabilitas ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. 📊🌏 #BisnisIndonesia #Investasi #IHSG

Poin Utama

  • Penjualan Indofood tumbuh 6,65% yoy pada 2025
  • 📅 Realisasi investasi kuartal I-2026 mencapai Rp 498,7 triliun, melampaui target Rp 497 triliun
  • Investor asing menyumbang Rp 249,94 triliun dari total realisasi investasi
  • Pencapaian investasi kuartal I-2026 menunjukkan peningkatan 7,22% yoy

BERITAEKONOMI — (2026/04/23) PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan kinerja positif di tahun 2025, namun prospek kinerjanya pada tahun 2026 terancam oleh tekanan harga bahan baku dan daya beli konsumen. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Abida Massi Armand, menjelaskan bahwa model bisnis terintegrasi vertikal Indofood menjadi faktor kunci dalam pertumbuhan penjualannya yang mencapai 6,65% secara year on year (yoy) pada 2025. Meskipun demikian, risiko yang dihadapi termasuk kenaikan harga bahan baku yang dapat mempengaruhi margin laba.

Abida menambahkan bahwa di kuartal II-2026, kinerja Indofood akan didorong oleh tiga faktor utama. Pertama, segmen agribisnis yang diuntungkan dari implementasi program B50, kedua, peluncuran produk baru dari Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan ketiga, penurunan beban bunga yang akan memperkuat laba bersih. Peningkatan permintaan crude palm oil (CPO) sebagai hasil dari B50 juga diharapkan memberikan kontribusi positif.

Sementara itu, dalam konteks investasi, Kementerian Investasi dan Hilirisasi melaporkan bahwa realisasi investasi di kuartal I-2026 mencapai Rp 498,7 triliun, melampaui target sebesar Rp 497 triliun. Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan 100,36% dari target yang ditetapkan dan menunjukkan peningkatan 7,22% yoy. Dari total realisasi tersebut, investor asing menyumbang sebesar Rp 249,94 triliun.

Rosan juga mengungkapkan bahwa meskipun terdapat catatan positif, kondisi geopolitik di Timur Tengah yang masih memanas dapat memicu potensi penahanan ekspansi usaha oleh investor. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk tetap memantau dinamika pasar dan menjaga stabilitas investasi di Indonesia.

Entitas yang Disebut
rosan_roeslanikemen_investasi_hilirisasiindf

Baca lainnya

Semua Liputan