Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Ditutup Melemah di Tengah Tekanan Rupiah dan Sentimen Global

Pada Senin (2026/04/27), IHSG ditutup melemah 22,97 poin ke level 7.106,52 setelah sempat menguat pada pembukaan pagi.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
27 April 2026 · 13:31 WIB
1 menit baca
IHSG ditutup melemah di level 7.106,52.
FOTOIHSG melemah 22,97 poin atau 0,32 persen ke level 7.106,52 pada penutupan perdagangan Senin.

Poin Utama

  • IHSG ditutup melemah 22,97 poin atau 0,32 persen ke level 7.106,52
  • IHSG sempat dibuka menguat 29,02 poin atau 0,41 persen ke posisi 7.158,51
  • Indeks LQ45 ditutup pada posisi 686,74, turun dari posisi pembukaan pagi 693,08

BERITAEKONOMI — (2026/04/27) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup melemah 22,97 poin atau 0,32 persen ke level 7.106,52. Sebelumnya, IHSG sempat dibuka menguat 29,02 poin atau 0,41 persen ke posisi 7.158,51 pada pagi hari.

Pergerakan IHSG pada hari ini menunjukkan pola yang fluktuatif. Setelah sempat bergerak di teritori positif hampir sepanjang perdagangan, IHSG akhirnya melemah menjelang penutupan. Hal ini terjadi di tengah tekanan jual yang terjadi pada akhir pekan lalu.

Menurut Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, pergerakan IHSG yang sempat positif ini tidak dapat bertahan hingga penutupan karena adanya tekanan dari sentimen global dan pelemahan nilai tukar rupiah. Tekanan ini mendorong potensi arus keluar modal asing.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas, Brigita Kinari, menyebutkan bahwa IHSG cenderung bergerak campuran (mixed) dengan kecenderungan konsolidasi hingga melemah dalam jangka pendek. Kondisi teknikal IHSG saat ini berada di area oversold, membuka peluang untuk technical rebound jangka pendek.

Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga mengalami penurunan, ditutup pada posisi 686,74, turun dari posisi pembukaan pagi 693,08. Tekanan ini juga dipengaruhi oleh sentimen domestik, meskipun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertimbangkan pemberian insentif bagi pasar modal Indonesia.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati potensi insentif dari pemerintah yang dapat berupa pengurangan pajak, yang diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi pasar modal Indonesia.

Entitas yang Disebut
beipurbaya_yudhi_sadewakemenkeu

Baca lainnya

Semua Liputan