Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

Perubahan Indeks LQ45: Saham Baru Masuk, Saham Besar Keluar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan komposisi indeks LQ45 yang berlaku mulai 4 Mei 2026, menggantikan beberapa saham besar.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
27 April 2026 · 09:20 WIB
1 menit baca
Perubahan komposisi LQ45 oleh BEI.
FOTOBEI mengumumkan perubahan komposisi indeks LQ45, menggantikan beberapa saham besar dengan emiten baru yang lebih likuid.

Poin Utama

  • PT Barito Renewables Energy Tbk dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk keluar dari indeks LQ45
  • Perubahan komposisi indeks LQ45 berlaku mulai 4 Mei hingga 31 Juli 2026

BERITAEKONOMI — (2026/04/27) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perubahan komposisi indeks LQ45 yang berlaku mulai 4 Mei hingga 31 Juli 2026. Perubahan ini melibatkan penggantian lima saham, termasuk saham milik taipan Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Evaluasi mayor yang dilakukan oleh BEI ini menargetkan peningkatan likuiditas dan kualifikasi transaksi saham dalam indeks tersebut. Saham dengan kapitalisasi pasar besar tetapi likuiditas publik rendah, seperti BREN dan DSSA, dikeluarkan untuk memberikan ruang bagi emiten baru yang memenuhi rasio free float dan kualifikasi kelayakan transaksi.

Menurut pengumuman BEI, langkah ini diambil untuk memastikan bahwa indeks LQ45 tetap menjadi acuan yang relevan bagi investor institusi dan mencerminkan saham-saham unggulan dengan performa baik. Penggantian ini diharapkan dapat mendorong peningkatan transaksi dan partisipasi investor.

Perubahan ini juga berdampak pada indeks lainnya seperti IDX30 dan IDX80, yang turut menerapkan kriteria High Shareholding Concentration (HSC) secara tegas. Emiten dengan likuiditas rendah meskipun berkapitalisasi besar tidak lagi masuk dalam indeks prestisius tersebut.

Rincian saham yang keluar dan masuk dalam indeks LQ45 adalah sebagai berikut:

  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) keluar dari indeks.
  • Saham-saham baru yang memenuhi kriteria likuiditas dan free float masuk menggantikan posisi tersebut.

Perubahan ini mulai direspons positif oleh pasar, terlihat dari pergerakan harga saham emiten baru yang masuk ke dalam indeks. Para pelaku pasar optimis bahwa langkah ini akan memberikan dorongan baru bagi indeks LQ45.

Entitas yang Disebut
beiprajogo_pangestu

Baca lainnya

Semua Liputan