Saldo Minimum Rekening Bank Mandiri, BRI, dan BNI Terungkap
Ketahui saldo minimum yang harus dipenuhi nasabah di Bank Mandiri, BRI, dan BNI agar rekening tetap aktif dan bebas biaya administrasi.

Poin Utama
- ▸Saldo minimum Bank Mandiri sebesar Rp 50.000
- ▸Saldo minimum BRI sebesar Rp 100.000
- ▸Saldo minimum BNI sebesar Rp 150.000
BERITAEKONOMI — (2026/04/18) Bank-bank milik negara, termasuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), menetapkan ketentuan saldo minimum bagi nasabah. Ketentuan ini penting untuk menjaga agar rekening tetap aktif dan menghindari biaya administrasi bulanan yang tidak diinginkan.
Saldo minimum merupakan jumlah dana yang harus tetap ada di dalam rekening nasabah. Jika saldo di bawah jumlah minimum yang ditetapkan, kemungkinan besar rekening tersebut akan dikenakan biaya administrasi atau bahkan ditutup. Oleh karena itu, penting bagi nasabah untuk memahami persyaratan ini agar dapat mengelola keuangan dengan lebih baik.
Untuk masing-masing bank, ketentuan saldo minimum bervariasi. Bank Mandiri, misalnya, menetapkan saldo minimum sebesar Rp 50.000 untuk rekening tabungan. Sementara itu, BRI dan BNI memiliki ketentuan yang sedikit berbeda, di mana BRI menetapkan saldo minimum sebesar Rp 100.000 dan BNI sebesar Rp 150.000. Nasabah diharapkan untuk mematuhi ketentuan ini agar dapat menghindari potongan biaya yang dapat mengurangi saldo mereka.
Pentingnya mengetahui saldo minimum ini tidak hanya untuk menghindari biaya, tetapi juga untuk menjaga status rekening agar tetap aktif. Rekening yang tidak aktif dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan bank mengambil tindakan, seperti penutupan rekening atau penarikan dana secara otomatis. Oleh karena itu, nasabah perlu secara rutin memantau saldo rekening mereka.
Keberadaan sistem saldo minimum ini juga menunjukkan upaya bank dalam mengelola risiko dan menjaga stabilitas keuangan. Dengan menetapkan batasan minimum, bank dapat memastikan likuiditas serta meminimalisir risiko yang mungkin timbul dari rekening yang tidak aktif. Hal ini juga dapat membantu nasabah dalam merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik.
Dengan demikian, pemahaman tentang saldo minimum sangat krusial bagi nasabah dari ketiga bank tersebut. Nasabah diharapkan dapat lebih proaktif dalam mengelola rekeningnya agar terhindar dari biaya tambahan dan masalah yang lebih besar di kemudian hari.


