Kinerja Ekonomi Indonesia Tangguh Dapat Apresiasi Global
Bank Indonesia menegaskan ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global, mendapat apresiasi dari IMF dan investor internasional.

Poin Utama
- ▸Defisit anggaran Indonesia dijaga di bawah 3 persen
BERITAEKONOMI — (2026/04/16) Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa kinerja perekonomian Indonesia tetap tangguh meskipun menghadapi tekanan global yang meningkat. Gubernur BI, Perry Warjiyo, menyampaikan hal ini dalam pertemuan dengan investor global dan sejumlah organisasi internasional seperti US-ASEAN Business Council dan International Monetary Fund (IMF) di Washington DC pada 15 April 2026.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Perry mengungkapkan bahwa ketahanan ekonomi Indonesia didukung oleh tiga faktor kunci. Pertama, kredibilitas kebijakan yang diimplementasikan oleh pemerintah dan BI. Kedua, kemampuan untuk menjaga defisit anggaran di bawah 3 persen, dan ketiga, respons kebijakan yang adaptif terhadap tekanan eksternal. Pernyataan ini bertujuan untuk memperkuat kepercayaan pelaku usaha, terutama yang beroperasi di Asia Tenggara.
Apresiasi terhadap konsistensi Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi juga datang dari IMF. Dalam pertemuan yang sama, Managing Director IMF, Kristalina Georgieva, menyatakan bahwa Indonesia telah berhasil mengelola stabilitas makroekonomi melalui sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter yang solid. Hal ini mencerminkan disiplin yang diterapkan dalam menjaga defisit anggaran dan respons kebijakan yang cepat dalam menghadapi tantangan eksternal.
Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono, menambahkan bahwa apresiasi tersebut adalah pengakuan atas upaya Indonesia dalam menciptakan lingkungan yang stabil bagi investasi. Langkah-langkah ini dianggap sebagai strategi yang efektif untuk menarik lebih banyak investor global dan meningkatkan daya tarik pasar Indonesia di kancah internasional.
Dengan situasi global yang masih penuh ketidakpastian, ketahanan ekonomi Indonesia menjadi hal yang sangat penting. Proyeksi ke depan menunjukkan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas ini akan terus menjadi fokus utama pemerintah dan BI. Hal ini tidak hanya penting untuk pertumbuhan ekonomi domestik, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan investor di tengah ketidakpastian yang ada.
“Indonesia menunjukkan bahwa kami mampu bertahan meskipun dalam kondisi yang menantang, dan kami berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan yang inklusif,” ujar Perry. Pernyataan ini mencerminkan sikap optimis pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang dapat memengaruhi berbagai sektor.
Sumber
- 1Kondisi Ekonomi Indonesia Diklaim Tahan Banting!finance.detik.com
- 2BI sebut IMF apresiasi konsistensi Indonesia jaga stabilitas ekonomiantaranews.com



