Prabowo Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Targetkan 5,5% di 2026
Presiden Prabowo Subianto membentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dengan target pertumbuhan 5,5% tahun ini, di tengah tantangan global.

Poin Utama
- ▸📅 Target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,5% di tahun 2026
- ▸Pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2026 tercatat 4,6%
- ▸Rasio utang global diperkirakan mencapai 100% dari PDB dunia pada 2029
BERITAEKONOMI — (2026/04/17) Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 11 Maret 2026.
Satgas ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan memiliki empat tugas utama. Salah satunya adalah mengoordinasikan pelaksanaan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks saat ini, di mana Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% di tahun 2026, keberadaan satgas menjadi sangat krusial.
Optimisme mengenai target tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan pertama 2026 tercatat mencapai 4,6%, salah satu yang tertinggi di G20. Purbaya juga menekankan pentingnya menjaga permintaan domestik untuk mencapai target tersebut, yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian nasional di tengah ancaman tekanan global.
Dari sisi global, tantangan yang dihadapi semakin kompleks, termasuk perlambatan ekonomi dunia dan ketidakstabilan geopolitik. Dalam forum G20-BRICS, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan perlunya tiga langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi ketidakseimbangan global. Hal ini penting bagi Indonesia, yang harus menghadapi risiko kebocoran fiskal lintas negara akibat penghindaran pajak yang semakin canggih.
Selain itu, laporan dari IMF memperingatkan bahwa rasio utang global dapat mencapai 100% dari PDB dunia pada 2029, menciptakan tantangan baru bagi negara berkembang seperti Indonesia. Dengan tax ratio yang masih rendah, Indonesia perlu lebih waspada terhadap dampak negatif dari praktik penghindaran pajak yang dapat menggerus basis penerimaan negara.
Keberadaan Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan mengintegrasikan berbagai program dan kebijakan pemerintah, satgas ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di tahun ini. Sebagaimana dinyatakan dalam Keppres, satgas juga bertugas melakukan evaluasi serta menyelesaikan masalah strategis yang menghambat pertumbuhan.
Apakah langkah-langkah ini cukup untuk mengatasi tantangan yang ada, atau justru akan ada tantangan baru yang muncul di tengah dinamika ekonomi global? Pertanyaan ini akan menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depannya.
Sumber
- 1Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Airlangga Jadi Ketuaekbis.sindonews.com
- 2Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi, Ketua Airlanggacnnindonesia.com
- 3Prabowo Tunjuk Airlangga Pimpin Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomicnbcindonesia.com
- 4Presiden Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomimetrotvnews.com
- 5Purbaya Optimistis Target Pertumbuhan Ekonomi 5,5% Tahun inimetrotvnews.com
- 6Bos BI Ungkap 3 Jurus Dorong Pertumbuhan Global di Forum G20-BRICSfinance.detik.com
- 7Mewaspadai kebocoran fiskal lintas negara di tengah tekanan globalantaranews.com
- 8IMF Wanti-wanti Rasio Utang Global Bisa Tembus 100 Persen pada 2029cnnindonesia.com



