Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Ekonomi Makro/Pertumbuhan & PDB
Pertumbuhan & PDB

Prabowo Bentuk Satgas Pertumbuhan Ekonomi, Targetkan 5,5% di 2026

Presiden Prabowo Subianto membentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi dengan target pertumbuhan 5,5% tahun ini, di tengah tantangan global.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
16 April 2026 · 17:47 WIB
2 menit baca
Presiden Prabowo membentuk Satgas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi 5,5% di 2026. Simak analisis lengkapnya di beritaekonomi.id. 📈🇮🇩 #EkonomiIndonesia #Investasi #PertumbuhanEkonomi
FOTODalam upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi, Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas yang dipimpin oleh Airlangga Hartarto. Target pertumbuhan ekonomi 5,5% di tahun ini menjadi fokus utama, di tengah tantangan global. Mari kita lihat bagaimana kebijakan ini dapat mempengaruhi dinamika ekonomi Indonesia. Baca artikel lengkapnya di beritaekonomi.id. 📊🌍 #EkonomiIndonesia #Investasi #PertumbuhanEkonomi

Poin Utama

  • 📅 Target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,5% di tahun 2026
  • Pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2026 tercatat 4,6%
  • Rasio utang global diperkirakan mencapai 100% dari PDB dunia pada 2029

BERITAEKONOMI — (2026/04/17) Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Keputusan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 yang ditandatangani pada 11 Maret 2026.

Satgas ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan memiliki empat tugas utama. Salah satunya adalah mengoordinasikan pelaksanaan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dalam konteks saat ini, di mana Indonesia menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,5% di tahun 2026, keberadaan satgas menjadi sangat krusial.

Optimisme mengenai target tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di triwulan pertama 2026 tercatat mencapai 4,6%, salah satu yang tertinggi di G20. Purbaya juga menekankan pentingnya menjaga permintaan domestik untuk mencapai target tersebut, yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian nasional di tengah ancaman tekanan global.

Dari sisi global, tantangan yang dihadapi semakin kompleks, termasuk perlambatan ekonomi dunia dan ketidakstabilan geopolitik. Dalam forum G20-BRICS, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan perlunya tiga langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengatasi ketidakseimbangan global. Hal ini penting bagi Indonesia, yang harus menghadapi risiko kebocoran fiskal lintas negara akibat penghindaran pajak yang semakin canggih.

Selain itu, laporan dari IMF memperingatkan bahwa rasio utang global dapat mencapai 100% dari PDB dunia pada 2029, menciptakan tantangan baru bagi negara berkembang seperti Indonesia. Dengan tax ratio yang masih rendah, Indonesia perlu lebih waspada terhadap dampak negatif dari praktik penghindaran pajak yang dapat menggerus basis penerimaan negara.

Keberadaan Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi diharapkan dapat menjadi langkah konkret untuk mengatasi tantangan tersebut. Dengan mengintegrasikan berbagai program dan kebijakan pemerintah, satgas ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik di tahun ini. Sebagaimana dinyatakan dalam Keppres, satgas juga bertugas melakukan evaluasi serta menyelesaikan masalah strategis yang menghambat pertumbuhan.

Apakah langkah-langkah ini cukup untuk mengatasi tantangan yang ada, atau justru akan ada tantangan baru yang muncul di tengah dinamika ekonomi global? Pertanyaan ini akan menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depannya.

Entitas yang Disebut
bikemenkeu

Baca lainnya

Semua Liputan