Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Ekonomi Makro/Pertumbuhan & PDB
Pertumbuhan & PDB

Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Dibentuk, Airlangga Pimpin Target 8%

Presiden Prabowo Subianto membentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang dipimpin Airlangga Hartarto untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8% hingga 2045.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
16 April 2026 · 17:48 WIB
2 menit baca
Pemerintah membentuk Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi untuk mencapai target 8% hingga 2045. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. 🚀📈 #EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomi #BisnisIndonesia
FOTODengan pembentukan Satgas Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang dipimpin Airlangga Hartarto, pemerintah berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8% pada tahun 2045. Langkah ini menjadi bagian dari visi Indonesia Emas 2045 yang memperkuat ekonomi kerakyatan. Pelaksanaan program yang terkoordinasi menjadi kunci untuk mencapai target tersebut. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. 🚀📈 #EkonomiIndonesia #PertumbuhanEkonomi #BisnisIndonesia

Poin Utama

  • Target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% hingga tahun 2045

BERITAEKONOMI — (2026/04/17) Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Pemerintah untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Satgas ini akan dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dan bertujuan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% hingga tahun 2045.

Pembentukan satgas ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 2026 yang diteken pada 11 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045, di mana pemerintah berkomitmen untuk menguatkan ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif. Dengan adanya satgas ini, diharapkan pelaksanaan berbagai program pemerintah dapat dipercepat dan lebih terkoordinasi.

Satgas akan bertanggung jawab langsung kepada Presiden dan akan mengoordinasikan berbagai program yang ada, termasuk Program Paket Ekonomi, Program Stimulus Ekonomi, serta program prioritas lainnya. Dalam konteks perekonomian global yang semakin menantang, pembentukan satgas ini diharapkan dapat memberikan respons cepat terhadap dinamika yang ada dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia.

Analisis menunjukkan bahwa untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius ini, diperlukan kolaborasi yang erat antara berbagai kementerian dan lembaga terkait. Airlangga Hartarto, selaku ketua, menyatakan bahwa fokus utama satgas adalah memastikan bahwa setiap program yang dijalankan sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045. “Kita harus memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya cepat tetapi juga berkelanjutan dan merata,” ungkap Airlangga.

Ke depan, satgas diharapkan dapat mengidentifikasi dan mengatasi berbagai hambatan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program-program tersebut. Hal ini penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang telah dibangun dan memastikan bahwa target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan implementasi yang efektif, Indonesia berpotensi untuk berada di jalur yang benar menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Apakah langkah ini cukup untuk mendorong pertumbuhan yang diharapkan? Hanya waktu yang akan menjawab, namun upaya pemerintah untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat program-program strategis menjadi langkah awal yang menunjukkan keseriusan dalam mencapai visi jangka panjang ekonomi Indonesia.

Baca lainnya

Semua Liputan