Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Industri & Perdagangan/Energi
Energi

Ketegangan Selat Hormuz dan Dampaknya Terhadap Harga Energi Global

Ketegangan di Selat Hormuz memicu lonjakan harga energi, mempengaruhi operasional pelabuhan AS dan kebijakan harga minyak goreng di Indonesia.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
20 April 2026 · 12:29 WIB
1 menit baca
Ketegangan di Selat Hormuz berimbas pada harga energi global dan kebijakan harga minyak goreng di Indonesia. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. #Energi #PasarGlobal #MinyakGoreng
FOTOKetegangan di Selat Hormuz memicu lonjakan harga energi dan meningkatkan biaya operasional pelabuhan di AS. Di Indonesia, pemerintah berupaya mengendalikan harga minyak goreng untuk melindungi konsumen. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. #IndustriPerdagangan #Energi #Inflasi

Poin Utama

  • 📅 Ketentuan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter

BERITAEKONOMI — (2026/04/20) Ketegangan di Selat Hormuz semakin meruncing setelah Wakil Presiden Pertama Iran, Mohammad Reza Aref, memperingatkan bahwa keamanan di kawasan tersebut tidak dapat terjamin jika ekspor minyak Iran terus dibatasi. Dalam pernyataannya, Aref menegaskan bahwa dunia kini dihadapkan pada dua pilihan: pasar minyak yang bebas untuk semua atau biaya besar yang harus ditanggung bersama. Ia menekankan bahwa stabilitas harga energi global bergantung pada berakhirnya tekanan ekonomi dan militer terhadap Iran dan sekutunya.

Di Indonesia, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengingatkan produsen minyak goreng merek Minyakita untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Ia menyatakan tidak akan segan mencabut izin produsen yang melanggar ketentuan pemerintah terkait harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter. Menteri Amran menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap produsen yang mencoba memainkan harga di pasar.

Dengan meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz dan dampaknya yang meluas, baik di pasar global maupun domestik, perhatian kini tertuju pada langkah-langkah kebijakan yang akan diambil oleh berbagai negara untuk merespons situasi ini. Ketidakpastian di kawasan tersebut berpotensi menambah gejolak lebih lanjut di pasar energi dan logistik global.

Entitas yang Disebut
amran_sulaimankementan

Baca lainnya

Semua Liputan