Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Melemah 0,24% di Tengah Sentimen Negatif dan Dividen LPPF

IHSG ditutup melemah 0,24% ke level 7.541,61 pada 23 April 2026, di tengah ketegangan global dan peluang dividen dari LPPF.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
23 April 2026 · 03:15 WIB
2 menit baca
IHSG melemah 0,24% di tengah ketegangan geopolitik dan cum dividen LPPF. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia
FOTOIHSG mengalami penurunan di tengah ketegangan internasional dan peluang dividen dari LPPF. Perubahan kriteria indeks di BEI juga menjadi perhatian investor. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. #IHSG #PasarModal #Investasi

Poin Utama

  • IHSG turun 0,24% menjadi 7.541,61
  • 📅 Cum dividen date LPPF pada 23 April 2026
  • Total dividen tunai LPPF mencapai Rp 556,81 miliar
  • Yield dividen LPPF berkisar antara 12% hingga enam kali bunga deposito

BERITAEKONOMI — (2026/04/23) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penurunan sebesar 0,24% pada perdagangan Rabu (22/4/2026), ditutup di level 7.541,61. Penurunan ini dipengaruhi oleh sentimen negatif dari ketegangan geopolitik yang berkepanjangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta keputusan MSCI yang menunda tinjauan terhadap indeks.

Senior Market Chartist dari Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengungkapkan bahwa ketegangan yang tidak kunjung reda, meskipun ada gencatan senjata, berkontribusi terhadap penurunan IHSG. Dia juga mencatat bahwa respons pasar domestik terhadap keputusan MSCI turut memperburuk situasi, membuat investor lebih berhati-hati.

Di sisi lain, hari ini menjadi momen penting bagi investor saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF). Pada 23 April 2026, saham LPPF mencatat cum dividen date, menawarkan dividend yield yang menarik, berkisar antara 12% hingga enam kali bunga deposito. Total dividen tunai yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 15 April lalu mencapai Rp 556,81 miliar.

Selain itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) baru saja mengumumkan perubahan signifikan pada kriteria evaluasi indeks utama seperti LQ45, IDX30, dan IDX80. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan kredibilitas indeks. Namun, beberapa saham milik konglomerat diperkirakan akan terancam keluar dari indeks akibat kriteria baru yang lebih ketat, termasuk batas minimum free float yang ditingkatkan.

Dengan perubahan ini, pasar diharapkan akan lebih sehat dalam jangka panjang, meskipun volatilitas mungkin meningkat dalam waktu dekat. Investor disarankan untuk memantau rekomendasi teknikal saham seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), yang juga diperkirakan akan berfluktuasi dalam perdagangan hari ini.

Entitas yang Disebut
bei

Baca lainnya

Semua Liputan