Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Melemah 0,45% ke Posisi 7.560,28 Terkait Ketegangan AS-Iran

IHSG melemah 0,45% pada 21 April 2026, dipicu oleh meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, serta potensi pengujian level support.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
21 April 2026 · 06:17 WIB
1 menit baca
IHSG mengalami penurunan seiring meningkatnya ketegangan AS-Iran. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. 📉🌍 #IHSG #PasarModal #Investasi
FOTOPada 21 April 2026, IHSG mencatat penurunan di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, yang menimbulkan ketidakpastian di pasar. Hal ini mempengaruhi pergerakan saham di Indonesia dan dapat berimplikasi bagi investor. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. 📉🌍 #IHSG #PasarModal #Investasi

Poin Utama

  • IHSG turun 0,45% ke posisi 7.560,28
  • Indeks LQ45 melemah 0,93% menjadi 748,85
  • IHSG diperkirakan bergerak dalam kisaran 7.500 hingga 7.700
  • Potensi pengujian level 7.450 hingga 7.480 jika IHSG menembus 7.500

BERITAEKONOMI — (2026/04/21) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa pagi mengalami penurunan sebesar 33,83 poin atau 0,45 persen, mencapai posisi 7.560,28. Penurunan ini sejalan dengan meningkatnya kembali ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang berdampak pada sentimen pasar.

Indeks LQ45, yang mencakup 45 saham unggulan, juga turut melemah dengan penurunan 7,00 poin atau 0,93 persen menjadi 748,85. Dalam analisisnya, Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, menyebutkan bahwa secara teknikal, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dalam kisaran level 7.500 hingga 7.700. Namun, jika indeks menembus level 7.500, ada potensi untuk menguji level 7.450 hingga 7.480.

Meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran dapat mempengaruhi pasar global, terutama terkait dengan harapan pembukaan kembali Selat Hormuz. Ketidakpastian ini mendorong pelaku pasar untuk bersikap lebih hati-hati, yang tercermin dalam pergerakan indeks saham di Indonesia.

Investor dan analis akan terus memantau perkembangan ini, mengingat ketegangan geopolitik dapat berdampak signifikan pada sentimen pasar di seluruh dunia. Oleh karena itu, pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap pergerakan IHSG di masa mendatang.

Entitas yang Disebut
bei

Baca lainnya

Semua Liputan