Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Melemah 0,52% ke 7.594,11, Tekanan Geopolitik Dominasi Sentimen Pasar

IHSG ditutup melemah 0,52% ke level 7.594,11 pada 20 April 2026, dipicu ketegangan geopolitik dan aksi jual investor asing sebesar Rp 3,5 triliun.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
21 April 2026 · 03:15 WIB
1 menit baca
IHSG melemah 0,52% ke 7.594,11 akibat ketegangan geopolitik dan aksi jual investor asing. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia
FOTOIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan pada 20 April 2026, dengan penurunan 0,52% akibat ketegangan geopolitik dan aksi jual besar oleh investor asing. Hal ini menciptakan tantangan bagi investor di tengah ketidakpastian pasar. Simak analisis dan rekomendasi saham yang dapat dimanfaatkan dalam situasi ini di beritaekonomi.id. #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia

Poin Utama

  • IHSG melemah 0,52% ke level 7.594,11
  • IHSG turun 12,18% year to date
  • IHSG mencatat penguatan 1,25% dalam lima hari perdagangan terakhir
  • 📅 Proyek PLTP Lumut Balai Unit 4 diharapkan selesai pada Oktober 2027
  • Level support IHSG di 7.500 dan resistance di 7.700

BERITAEKONOMI — (2026/04/21) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,52% ke level 7.594,11 pada perdagangan Senin (20/4/2026), dengan tekanan pasar diperkirakan akan berlanjut pada hari ini. Pelemahan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran, yang memudarkan harapan pembukaan kembali Selat Hormuz secara cepat.

Di sisi lain, IHSG masih mencatatkan penguatan 1,25% dalam lima hari perdagangan terakhir, meskipun secara year to date, indeks ini turun 12,18%. Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas menambahkan bahwa pergerakan IHSG didominasi oleh sentimen global dan koreksi pada saham-saham konglomerasi yang memiliki bobot besar terhadap indeks.

Sementara itu, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) tengah gencar mengembangkan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 4 dengan kapasitas 55 megawatt, yang diharapkan dapat selesai pada Oktober 2027. Proyek ini menunjukkan langkah perusahaan dalam memasuki sektor energi terbarukan, meskipun tidak secara langsung mempengaruhi IHSG saat ini.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diproyeksi akan mengalami konsolidasi dengan kecenderungan melemah, mencermati level support di 7.500 dan resistance di 7.700. Investor disarankan untuk memperhatikan rekomendasi saham yang dapat memberikan peluang di tengah ketidakpastian pasar.

Entitas yang Disebut
pertaminabbca

Baca lainnya

Semua Liputan