Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Menguat 2,35% Sepekan ke Level 7.634 Didukung Saham Konglomerasi

IHSG mengalami kenaikan 2,35% dalam sepekan, ditutup di level 7.634, didorong oleh optimisme investor dan penguatan saham konglomerasi.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
18 April 2026 · 12:39 WIB
1 menit baca
IHSG naik 2,35% dalam sepekan, ditutup di level 7.634, didorong oleh saham konglomerasi. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. 📈💹 #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia
FOTOIHSG menunjukkan penguatan yang signifikan dengan kenaikan 2,35% dalam sepekan, ditutup di level 7.634. Penguatan ini didukung oleh optimisme investor dan kinerja positif saham-saham konglomerasi. Pelaku pasar diharapkan tetap waspada mengingat dinamika geopolitik yang dapat mempengaruhi pasar. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. 📈🔍 #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia

Poin Utama

  • IHSG naik 2,35% ke level 7.634
  • IHSG menguat 0,17% dalam perdagangan harian

BERITAEKONOMI — (2026/04/18) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat kenaikan 2,35% dalam sepekan terakhir dan ditutup di level 7.634 pada perdagangan Jumat (17/4/2026). Dalam perdagangan harian, IHSG juga menguat 0,17%, meskipun sempat mengalami volatilitas dengan pergerakan menuju zona merah pada sesi kedua. Kenaikan IHSG mencerminkan optimisme investor terhadap pasar saham domestik, ditambah dengan peningkatan volume pembelian yang menunjukkan minat investor tetap terjaga di tengah berbagai sentimen global dan domestik.

Menurut Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, penguatan IHSG didorong oleh pergerakan saham emiten-emiten konglomerasi dan perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang masih belum menemukan titik temu. Kinerja IHSG juga dipengaruhi oleh pergerakan harga komoditas, di mana harga emas mengalami penguatan sementara harga minyak dunia menunjukkan pelemahan. Hal ini menjadi pertimbangan bagi investor dalam melakukan transaksi di pasar.

Saham-saham konglomerasi menjadi penopang utama dalam penguatan IHSG, yang menunjukkan bahwa sektor ini masih mendapatkan kepercayaan dari investor. Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menambahkan bahwa peningkatan volume perdagangan menjadi sinyal positif di tengah dinamika pasar yang ada. Investor diharapkan tetap cermat dalam memantau perkembangan yang ada, khususnya terkait dengan situasi geopolitik dan pergerakan harga komoditas.

Melihat tren ini, banyak investor yang terus mengamati perkembangan pasar, termasuk prediksi IHSG untuk pekan depan. Dalam waktu dekat, diharapkan IHSG dapat mempertahankan momentum positif ini dan melanjutkan penguatan yang telah terjadi. Sekaligus, para pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi risiko yang muncul dari sentimen global.

Baca lainnya

Semua Liputan