Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Menguat ke Level 7.657, Dipengaruhi Sentimen Global

IHSG menguat ke level 7.657 pada Senin, didorong oleh enam sektor. Meskipun, aliran dana asing mencatatkan net sell Rp 2,4 triliun.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
20 April 2026 · 09:17 WIB
1 menit baca
IHSG menguat ke level 7.657,77 pagi ini meski masih dibayangi ketidakpastian global. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. 📈 #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia
FOTOIHSG menunjukkan penguatan ke level 7.657,77 pada awal pekan, didorong oleh enam sektor yang mengalami kenaikan. Meskipun aliran dana asing mencatatkan net sell, faktor global tetap memengaruhi sentimen pasar. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. 📊 #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia

Poin Utama

  • IHSG naik 2,35% ke level 7.657,77
  • Aliran dana asing mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 2,4 triliun
  • Total volume perdagangan saham mencapai 1,61 miliar dengan nilai transaksi Rp 712,02 miliar
  • 281 saham mengalami penguatan, dengan GOTO, PGEO, dan CTRA sebagai top gainers di indeks LQ45
  • 207 saham lainnya mengalami penurunan, menunjukkan adanya volatilitas di pasar

BERITAEKONOMI — (2026/04/20) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat ke level 7.657,77 pada Senin pagi, setelah mencatatkan kenaikan 2,35% di pekan lalu. Meskipun mengalami penguatan, aliran dana asing masih mencatatkan aksi jual bersih sebesar Rp 2,4 triliun yang didominasi oleh sektor perbankan. Kenaikan IHSG didorong oleh enam indeks sektoral, antara lain properti dan real estate, barang baku, barang konsumer non primer, infrastruktur, energi, serta transportasi.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Imam Gunadi mengungkapkan bahwa pergerakan pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh dinamika global, khususnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Dia menekankan bahwa sentimen utama pasar masih didorong oleh konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang cenderung tidak stabil. "Situasinya cenderung tidak stabil dan perubahan narasinya sangat cepat," jelas Imam.

Pada perdagangan pagi ini, total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia mencapai 1,61 miliar dengan nilai transaksi Rp 712,02 miliar. Dari 281 saham yang mengalami penguatan, tercatat GOTO, PGEO, dan CTRA menjadi top gainers di indeks LQ45. Namun, 207 saham lainnya mengalami penurunan, menunjukkan adanya volatilitas di pasar.

Ketidakpastian global akibat konflik yang berkepanjangan antara AS dan Iran terus membayangi pasar, tetapi investor tetap optimis dengan potensi penguatan IHSG di tengah kondisi yang ada. IHSG telah menunjukkan ketahanan meskipun ada tantangan dari luar.

Entitas yang Disebut
bei

Baca lainnya

Semua Liputan