Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Turun 0,2% ke Level 7.544, Saham DSSA dan BREN Dilepas Investor

Pada 22 April 2026, IHSG turun 0,2% ke level 7.544 dengan tekanan dari sektor infrastruktur, energi, dan properti. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 473 miliar.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
22 April 2026 · 06:22 WIB
1 menit baca
IHSG mengalami penurunan 0,2% ke level 7.544 pada 22 April 2026, dengan investor asing mencatatkan net buy Rp 473 miliar. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia
FOTOPada 22 April 2026, IHSG mengalami penurunan 0,2% ke level 7.544, dengan tekanan dari sektor infrastruktur dan energi. Meskipun demikian, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 473 miliar, menunjukkan minat yang berkelanjutan. Temukan analisis lebih mendalam mengenai pergerakan pasar di beritaekonomi.id. #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia

Poin Utama

  • IHSG turun 0,2% ke level 7.544,36
  • IHSG sebelumnya terkontraksi 0,46% ke level 7.559,38 pada 21 April 2026
  • Total volume perdagangan mencapai Rp 9,25 triliun dengan 402 saham naik dan 253 saham turun
  • Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 473,93 miliar
  • Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami net sell terbesar mencapai Rp 168,91 miliar

BERITAEKONOMI — (2026/04/22) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengalami penurunan pada Rabu, 22 April 2026, dengan penurunan sebesar 0,2% ke level 7.544,36. Pada perdagangan sesi pertama, IHSG kehilangan 15,01 poin. Total volume perdagangan mencapai Rp 9,25 triliun dengan 402 saham naik, 253 saham turun, dan 163 saham stagnan.

Penurunan ini dipicu oleh melemahnya sektor infrastruktur, energi, dan properti. Emiten dari Grup Barito dan Grup Sinar Mas terpantau menjadi penyumbang terbesar dalam penurunan IHSG. Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Selasa (21 April 2026), IHSG juga terkontraksi 0,46% ke level 7.559,38, dengan total nilai transaksi sekitar Rp 18 triliun.

Meskipun IHSG mengalami penurunan, investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 473,93 miliar di seluruh pasar. Data menunjukkan bahwa 10 saham mengalami net sell terbesar, di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai jual bersih mencapai Rp 168,91 miliar. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG melemah, minat beli dari investor asing tetap tinggi.

IHSG dibuka pada 22 April 2026 di level 7.551,14, menunjukkan tren negatif yang berlanjut. Sektor-sektor yang mengalami penurunan paling signifikan mencakup infrastruktur, energi, dan keuangan, sementara beberapa sektor lain masih mencatatkan penguatan. Dalam konteks ini, pelaku pasar menunjukkan kehati-hatian di tengah fluktuasi sentimen pasar.

Entitas yang Disebut
bank_rakyat_indonesia

Baca lainnya

Semua Liputan