Data Intelligence
Pasar
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
PASAR7.043,03▲ 1.02%
LQ45682,76▲ 1.22%
USD/IDR17.430▲ 0.82%
CNY/IDR2.553— 0.00%
BBCA6.025▲ 2.12%
BBRI3.150▲ 3.62%
TLKM2.900▲ 0.35%
ASII5.850▲ 1.16%
ADRO2.490▼ 0.40%
ANTM3.660▼ 3.68%
EMAS$4.558,40▲ 0.86%
BTC$80.969▲ 1.43%
Delayed 1h
Beranda/Pasar Modal/Indeks & Pergerakan Saham
Indeks & Pergerakan Saham

IHSG Turun 0,59% ke 7.549 Didominasi Sektor Energi dan Infrastruktur

IHSG turun menjadi 7.549,40 pada sesi I, tertekan oleh sektor energi dan infrastruktur. Total volume perdagangan mencapai Rp 9,81 triliun.

BE
Ditulis oleh
Redaksi BeritaEkonomi
21 April 2026 · 09:19 WIB
1 menit baca
IHSG turun ke 7.549,40 dipicu sektor energi dan infrastruktur. Baca selengkapnya di beritaekonomi.id. 📉 #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia
FOTOIHSG turun ke 7.549,40 pada sesi I perdagangan hari ini, tertekan oleh sektor energi dan infrastruktur. Dalam kondisi pasar yang tidak menentu ini, pelaku pasar perlu mencermati pergerakan saham yang masih berpotensi menguat. Baca artikel lengkap di beritaekonomi.id. 📊 #IHSG #PasarModal #SahamIndonesia

Poin Utama

  • IHSG turun 0,59% ke level 7.549,40
  • IHSG dibuka melemah 0,92% ke 7.524,36 pada pukul 09.03 WIB
  • Sektor energi turun 0,87% dan sektor infrastruktur melemah 0,77%
  • Total volume perdagangan mencapai 24,29 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 9,81 triliun
  • 298 saham mengalami penurunan sementara 356 saham mengalami penguatan
(2026/04/21) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,59% ke level 7.549,40 pada perdagangan sesi I hari ini. Penurunan ini terjadi setelah IHSG dibuka di zona merah, dipicu oleh keputusan MSCI yang mempertahankan pembatasan saham Indonesia. Pada sesi pembukaan, IHSG tercatat melemah 0,92% ke 7.524,36 pada pukul 09.03 WIB, menunjukkan adanya tekanan dari mayoritas indeks sektoral yang tidak menguat. Sektor energi menjadi yang paling tertekan, dengan penurunan mencapai 0,87%, diikuti sektor infrastruktur yang melemah 0,77%, serta sektor kesehatan yang turun 0,04%. Meskipun begitu, beberapa sektor seperti barang baku dan transportasi menunjukkan performa yang lebih baik, masing-masing naik 2,58% dan 1,97%. Total volume perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sesi I mencapai 24,29 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,81 triliun. Dalam konteks pasar, terdapat 298 saham yang mengalami penurunan, sementara 356 saham lainnya mengalami penguatan. Ini menunjukkan bahwa meskipun IHSG tertekan, masih ada sejumlah saham yang berhasil mencatatkan performa positif. Namun, penurunan yang terjadi pada IHSG ini mencerminkan ketidakpastian yang masih melanda pasar, terutama di tengah keputusan MSCI yang berdampak pada sentimen investor. Kondisi pasar saham Indonesia masih dalam proses pemulihan setelah penurunan sebelumnya. Dengan adanya tekanan dari sektor-sektor tertentu, pelaku pasar diharapkan dapat memperhatikan perkembangan selanjutnya pada perdagangan hari ini. IHSG harus berusaha untuk bangkit kembali agar dapat memperkuat posisinya di level yang lebih baik di masa mendatang.
Entitas yang Disebut
bei

Baca lainnya

Semua Liputan